Saturday, 21 September 2013

Merayakan Kesedihan

Daritadi aku menebak-nebak isi hatimu, tapi yang ada aku jadi makin tersiksa. 
Bagaimana kalau nyatanya salah? dan aku terlanjur percaya, selama ini. 
Rasanya seperti jatuh ke tebing tapi ngga tau dalemnya seberapa.
Yang ada hanya... terjun bebas tanpa pernah menyentuh dasar. 

Aku ingin menangis! tapi yang ada aku akan semakin sakit. 
Aku ingin merindu!  tapi merindu malah membuat ketidakhadiran semakin terasa. 
Aku ingin mengenang! tapi mengenang justru membuat kehilangan semakin nyata. 
Ah!

Nggak kerasa sepanjang malam ini aku habiskan dengan diam. 
Berusaha menempatkan kembali isyarat-isyarat pada maknanya. 
Namun tak juga aku berhasil. Aku nggak ngerti apa-apa! Aku bingung.
Aku aja nggak pernah bisa membaca isyaratmu, apalagi merangkainya!
Untuk semua hal-hal tersirat yang kamu suratkan padaku,
aku merasa kamu ada, namun disaat yang sama kamu entah kemana. 

Lalu akhirnya aku menyadari,
bahwa kesedihan tak kan sempurna jika tidak dirayakan dengan...
pesta air mata.

2 comments:

  1. are you ok? seperti desperate tingkat dewa... hmm..

    ReplyDelete
    Replies
    1. just human side of mine.. yakali aku bahagia mulu tan hehe

      Delete

Powered by Blogger.

Popular Posts