Aku benci dengan kecepatan otakku berpikir, terlalu cepat hingga membuatku terlihat bodoh.
Taukah kau ketika aku sedang bicara dan otak ini memutarkan apa yang ingin aku bicarakan terlebih dulu, ia berjalan sangat cepat.. dan sayang sensor suara dalam mulut tidak bisa mengikuti semua yang akan otak katakan. Akibatnya aku hanya bisa menangkap sebagian, dan akhirnya aku hanya berkata sebagian, sepotong, tak utuh. Seperti orang bodoh yang ingin berkata magic. Seperti orator yang tiba-tiba pita suaranya terlepas, seperti anak kecil yang menginginkan balon di taman bermain. Membuat lawan bicara berkerut alis.
Lalu, ketika aku tatap matanya, ada sebaris kata yang tersirat yang hampir aku temukan di setiap orang yang berbicara padaku, "Oh man, apa yang perempuan ini coba katakan?!"
Sebenarnya teman, aku punya banyak hal yang ingin aku katakan padamu. Banyak sekali hingga kau akan diam membisu. Jika semua kata yang ada di otakku terputar semua di mulut kecil ini, aku yakin kau tak kan pernah mau meninggalkanku kala aku bercerita.
Makanya, aku lebih suka menulis. Aku bisa melihat apa yang aku ingin katakan. Aku bisa menghapusnya dan menulis ulang dengan apa yang sebenarnya ingin aku katakan. Aku bisa benar-benar mengatakan semuanya. Tanpa ada yang lubang. Tanpa ada yang tertinggal. Utuh. Aku kuras habis semua yang otak ingin keluarkan.
Tulisanku takkan pernah hilang. Aku bisa menyimpannya, dan aku bisa menyerahkan padamu kapan aku mau. Meski kau tak tahu kalo si penulis itu aku, karena apa yang ada di dalam tak sama seperti ketika kau melihat dari luar. Dan kelak kau akan tahu aku tidak sebodoh tampaknya, ketika kau membaca tulisanku.
Wednesday, 1 February 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Popular Posts
-
Kita memang tak bisa menggenggam waktu. Ia mengabur berlalu tak berbekas. Eh, tunggu dulu. Siapa bilang waktu tak berbekas? Ia justru meni...
-
Blogs don’t excite me anymore since I know I’ll write more worries and grumbles. I'm almost 23 and can't even produce good writings ...
-
A best friend of mine called me suddenly. D : nggak kangen aku? Me : ngg.. nggak. ngapain? D : dih sok-sok'an Me : abis kamu s...
-
Last two days, I attended Aksel generation 1 - 5 gathering. It was very fun since I hadn't meet my friends till the cows come home means...
-
The Life and Death of Most of Us Most of us will settle for fine. Most of us will stream mp3s instead of asking a friend to play the guit...
-
Seorang teman pernah bilang, bahwa setiap habis perjalanan selalu ada yang berubah dalam diri. Selalu ada ilmu dan pengetahuan yang nambah. ...
-
Hari ke lima 25 Juli 2013 Sebenernya aku uda agak lupa~ hahaha *pengakuan dosa* Kami berangkat sekitar jam 7 dari rumah Ubaid naik mob...
-
I never know it would be this hurt when I saw a very cute brooch -that I gave to my students - on the other teachers' clothes </3 M...
-
What a song!
-
-Copas dari http://kisahmuslim.com - Salah satu isu yang diangkat oleh orang-orang yang phobia terhadap Islam adalah Islam berhasil me...
0 comments:
Post a Comment