(48/366) Semu
Kita itu unik dan menarik. Berbeda dan nyaris tak ada yang menyerupai. Hidungmu, hidungku, mataku, matamu, otakmu, otakku. Katakan memang, kita itu berbeda. Tak ada yang sama. Dan masing-masing kita menyimpan berjuta potensi besar untuk menjadi apapun yang kita inginkan. Namun, sayang, tak semua sadar. Beberapa diantara kita inginkan kesamaan. Mereka bilang, aku harus sama. Sama seperti apa? Seperti mereka yang lain. Lalu, mulailah mereka mengubah diri. Memoles sana-sini. Berusaha sekuat hati. Untuk menjadi sama. Hidungku, hidungmu, mataku, matamu, tubuhku, tubuhmu.. harus sama. Hingga perlahan perbedaan itu memudar. Sama! Aku dan kamu sama. Kita sudah tidak unik lagi. Masing-masing saling menyerupai. Dan dunia ini sudah tidak menarik lagi. Tak ada warna-warni. Yang tertinggal hanya satu rupa, dalam duka yang kita kenal sebagai semu.
0 comments:
Post a Comment