Wednesday, 25 January 2012

(25/366) Memori

dan satu demi satu dalam hidup ini pun berubah.. sikap, kebiasaan, sudut pandang, perasaan, pikiran. apa yang ada di dalam sana, sebuah kotak memori berdebu yang tak kan pernah muncul lagi.


Untukku memori itu bagai ubur-ubur merah muda yang menari dibawah lautan. Tentakelnya menggelitik namun tak berani melampaui batas air dan udara. Cantik tapi tersembunyi. Menyengat kalau disentuh. Sakit memang, tapi selalu menyenangkan untuk dipegang. 


Namun banyak juga orang yang sampai mencari pedang paling tajam sedunia untuk menghancurkan kotak itu. Menenggelamkan ke dasar lautan paling dalam pun tak cukup.Harus dihancurkan! Dimusnahkan! dengan pedang! Datang ke Jepang mencuri sebuah samurai kuno di kuil Osaka. Tapi bukan itu katanya. Desas-desus bilang Damascus namanya. Tapi apalah daya Damascus juga tak mampu menghancurkan kotak memori itu. Masih menempel bekasnya di sela-sela perasaan akan masa kini, tersimpan utuh di sudut mata, membentuk tangisan kecil tiap hendak terlelap.



Meski memori yang tersisa hanyalah nama.
tanpa wujud yang nyata.. dan makna yang tak tau artinya apa
ia ingin semuanya musnah!


apalah daya, tapi nama itu hanya satu-satunya yang ia punya.. 
yang akan terus menghubungkan dia pada memori dan masa kini.


#p.s: aduh men, baru satu bulan aja susah ya nulis continously tiap hari gini :(

2 comments:

  1. huaa iya nih mo. susaaaah tapi kudu tetep fighting! anggap aja utang. klo skg tgl 29, dan tnyata dsini baru ada 25 post, brarti kita utang 4 tulisan :D hahaah

    ReplyDelete
  2. aku udah lunas :D/
    ayoo kamuu manaaaaaa :DD
    fightingggg

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Popular Posts