Aku tahu siapapun tak akan bisa menahan waktu. Dia berputar tanpa ada yang mempu menghalangi. Menabrak semua yang tersudut di tepi. Meninggalkan siapa yang masih ingin terlelap dalam sunyi.. dan terus berputar.
Aku terdiam. Melihat bola waktu dari kejauhan. Berteriak pun tak mempu membuatnya berbalik. Berlari pun sudah habis asaku. Lorong ini gelap dan sepi. Oh waktu, aku masih tertinggal disini. Sendiri.
Kau ambil serta ragaku melaju bersamamu. Namun "aku" masih disini, dibelakangmu! Terjebak dalam memori. Pada sikap dan sifat terdahulu. Bukan! Memang disanalah "aku". Hidup dan tertawa. Pada tingkah yang kau anggap jenaka.
Untuk angka sembilan belas yang unik namun cukup mengusik. Untuk hidup terus yang mengikuti seharusnya. Untuk orang-orang yang mulutnya selalu berkotek. Untuk hari ini, untuk sang waktu, dan untuk aku.
Seharusnya, sembilan belas itu..
Orang-orang bilang..
Bukan aku.
R.A
19 tahun.
Aku terdiam. Melihat bola waktu dari kejauhan. Berteriak pun tak mempu membuatnya berbalik. Berlari pun sudah habis asaku. Lorong ini gelap dan sepi. Oh waktu, aku masih tertinggal disini. Sendiri.
Kau ambil serta ragaku melaju bersamamu. Namun "aku" masih disini, dibelakangmu! Terjebak dalam memori. Pada sikap dan sifat terdahulu. Bukan! Memang disanalah "aku". Hidup dan tertawa. Pada tingkah yang kau anggap jenaka.
Untuk angka sembilan belas yang unik namun cukup mengusik. Untuk hidup terus yang mengikuti seharusnya. Untuk orang-orang yang mulutnya selalu berkotek. Untuk hari ini, untuk sang waktu, dan untuk aku.
Seharusnya, sembilan belas itu..
Orang-orang bilang..
Bukan aku.
R.A
19 tahun.
0 comments:
Post a Comment